KERJA ITU IBADAH ( WORK WITH WORSHIP)
Han Spemann,ilmuwan jerman dan penerima nobel,membuktikan bahwa asal muasal kehidupan adalah bagian dari tulang belakang ekor.menariknya lagi,sel sel pada tulang ini tidak dapat di hancurkan meskipun di tumbuk dan di rebus.inipulah yang kemudian di buktikan oleh syaikh abdul majid,Dr.Othman Al Djilani, dan Dr. Al – Olaki.
Di ungkapkan oleh nabi Muhammad SAW, “ seluruh bagian tubuh anak adam akan (hancur) di makan tanah kecuali tulang ekor,yang darinya tubuh diciptakan dan dengannya disusun kembali.”melalui hadist ini , nabi memberitahu kita bahwa seluruh bagian tubuh manusia akan rusak oleh tanah,kecuali tulang ekor.lalu, dari tulang inilah manusia berasal dan dari tulang ini pula manusia di bangkitkan.
Bagian dari tulang ekor ini di sebut juga ajbudz dzanab,relics,atau coccyx. Dapat juga di katakan,ajbudz dzanab bagaikan microchip dan black box yang merekam segala perbuatan manusia selama di dunia. Dari lahir sampai meninggal. Sekiranya kita benar – benar memahami rangkaian kejadian ini,niscaya kita akan memaknai segala sesuatu sebagai ibadah.entah itu di perusahaan ,di organisasi,di instansi, di pasar yah di mana saja.
Semua orang tahu #kerja itu ibadah ( work with worship).
- Bukankah dengan bekerja,ia mencukupi dirinya sendiri,sehingga menjaga dirinya dari meminta minta.
- Bukankah dengan bekerja,ia mencukupi keluarga inti dan membantu keluarga besar.
- Bukankah dengan bekerja ,ia berusaha menjadi teladan terbaik bagi anak anaknya.
- Bukankah dengan bekerja , ia berusaha untuk jujur dan gigih ,agar menjadi amal jariyah bagi orangtua dan guru – gurunya.
- Bukankah dengan bekerja , ia menjalankan peranya sebagai khalifah,dimana ia pantang menyia nyiakan potensi dan pantang berbuat kerusakan.
- Kerja itu ibadah ,dakwah, amanah, anugerah, kehormatan ,pelayanan, panggilan, aktualisasi, potensi dan seni. Setidaknya ada sepuluh makna.dan inilah kelebihan kita , karena literature barat tidak mengenal konsep kerja itu ibadah.
Maaf, kalau sekedar kerja,kera juga kerja.kalau sekedar makan,babi hutan juga makan.buya hamka sudah mengingatkan ini dengan tegas dan keras sejak puluhan tahun yang silam.yah sudah sepantasnya manusia punya nilai tambah.ketika bekerja ,manusia hendaknya juga mencari keberkahan,keilmuwan,pengalaman,silaturahim,nama baik, dan lain sebagainya. Bukan sekedar kerja. Silahkan berfalsafah, ‘’KERJA ,KERJA,KERJA” namun iringi juga dengan, “ BERKAH,BERKAH, BERKAH.”
Lebih dari itu:
- Setiap ikhtiar adalah bagian dari ibadah.
- Setiap ibadah adalah bagian dari ikhtiar.
Misal , seorang karyawan yang berzikir.itu adalah ibadah ,tapi itu juga ikhtiar.karena zikirnya dapat memudahkan ikhtiarnya.
Tentu saja , tidak semua kerja bernilai ibadah. Bukan mustahil,seseorang sibuk – sibuk bekerja ,namun ternyata nilai ibadahnya sudah memuai dan menguap semua.
Contohnya saja :
- Ia curi – curi waktu di kantor.atau,badanya di kantor,tapi hati dan pikiranya di luar kantor.
- Ia menjelek – jelekan atasan dan rekan sekantor. Bahkan sering bergunjing tentang kantor.
- Ia tidak peduli dengan masalah – masalah kantor yang tidak berhubungan langsung dengan dirinya.dengan alasan beda divisi atau beda tugas,ia enggan menolong rekan sekantor.
- Ia mementingkan office politic daripada office performance.ia menjalankan politik kotor di kantor
- Tidak jarang ia membenarkan dirinya sendiri,menyalah – nyalahkan keadaan, bahkan oportunis dari setiap keadaan di kantor.
- Masuknya nyuap,datangnya telat,pulangnya cepat,ngeluhnya tiap saat, kerjanya nyendat – nyendat, dan malasnya berlipat – lipat. Kalau begini masih ngaku kerja itu ibadah? Hehehe kalau anda tidak melakukanya ,yah anda tidak perlu tersinggung.
Ingatlah,kerja hanya akan bernilai ibadah jika di iringi dengan niat yang benar,sikap yang benar,dan cara yang benar. Bukan sekedar kerja !
Tak seorangpun memungkiri ,ALLAH SWT itu Maha Melihat dan Maha membalas.masih ingat dengan microchip yang merekam segala perbuatan kita? Masih ingat dengan hukum kekelan energy yang memastikan tiadanya energy musnah? Nah, bayangkan kita misal digaji 3 juta perbulan.namun kita sepenuh hati bekerja dan berkinerja,misal nilai kerja dan kinerja itu Rp5 juta . maka selisihnya sebesar Rp2 juta itu,ALLAH akan tambahkan dalam bentuk yang lain. Contoh,tubuh yang sehat,hati yang lembut,pasangan yang menetramkan,anak yang menyenangkan,masa tua yang penuh kenangan,dan lain – lain.
Yang sebaliknya juga terjadi.bayangkan kita di gaji Rp 3 juta. Namun nilai kerja dan kinerja itu hanya Rp 1 juta. Maka kekurangan sebesar Rp 2 juta. Maka kekurangan sebesar Rp 2juta itu,ALLAH SWT akan ambil dalam bentuk yang lain.seumpama,tubuh yang sakit,hati yang resah,pasangan yang berulah,anak yang bermasalah,masa tua yang susah,dan lain sebagainya.
Hakikatnya sekecil apapun apa yang kita lakukan semuanya akan kembali kepada diri kita sendiri. Kita harus ambil hikmah ini semua.semata semata untuk menatap kehidupan yang jauh lebih baik.
Semoga bermanfaat.
No comments:
Post a Comment