7 tingkatan kepribadian

Ada 7 tingkatan kepribadian menuju kesempurnaan
1.kepribadian tingkat pertama(an nafsu al amarah)
   Ini adalah tingkatan kepribadian manusia yang mengutamakan hasrat dan kenikmatan dunia.
 Indikatornya.yang bersangkutan masih sibuk dengan kenikmatan jasmani dan mengutamakan ego.
Pada tingkatan ini yang paling mudah di lihat adalah bila yang bersangkutan perilakunya dominan pada serakah,sombong,pamer,fitnah,dusta,marah dan sejenisnya.

2. Kepribadian tingkat kedua (an nafsu al lawwamah)
    Pada tingkatan ini yang bersangkutan masih sering terbawa muslihat kebendaan atau keduniaan,tetapi sudah berusaha melawan dominasi hasrat an nafsu al amarah.

3.kepribadian tingkat ketiga (an nafsu al mulhimah)
Pada tataran ini yang bersangkutan telah memiliki semangat meningkatkan ketaqwaanya dengan mencari ridha ALLAH dalam perilakunya.
Indikatornya,ia lebih mengutamakan introspeksi diri ketimbang menyalahkan orang lain.ia selalu mengikuti sunnah rasulullah.
4.kepribadian tingkat ke empat(an nafs al qona'ah)
Pada tingkatan ini manusia sudah merasa pada batas cukup terhadap apa yang menjadi miliknya.
Ia tak tertarik pada hal hal yang menjadi milik org lain.pada tingkatan ini ,manusia telah menyadari betul bahwa kebaikan apapun semua atas kehendak ALLAH.
5.Kepribadian tingkat kelima (an nafs al mutmainah)
Pada tataran ini ,manusia yang bersangkutan telah benar benar mendapati dirinya pada kualitas yang sangat baik dalam ketenangan dan berserah diri kepada ALLAH.
Kebahagiaan nya timbul karena hidupnya fokus untuk mencintai ALLAH seutuhnya bukan lantaran pengakuan dari manusia.
6.kepribadian tingkat ke enam (an nafs al radhiyah)
Sosok yang memiliki kepribadian ini menyadari betul bahwa islam adalah fitrah insan dan ia haqqul yaqin pada alqur'an dan assunnah.
Jiwanya selalu puas dan tenang,lantaran seluruh aktifitasnya dimaknai sebagai ibadah kepadaNYA.
Kepatuhanya kepada ALLAH, sebagai implementasi rasa terima kasih atas karunia yang ia dapati.
7.kepribadian tingkat ketujuh (an nafs al kamilah)
Pemilik kepribadian ini adalah sosok yang mulia dalam kodrat dirinya sebagai manusia.ini adalah tingkat manusia yang utuh.
Kesempurnaanya tampak pada moral yang bersih dari hasrat jasmaniah,lantaran kesadaranya tentang keberadaan ALLAH telah utuh sebagai pengetahuannya.
Alangkah baiknya kalau kita setiap saat melakukan muhasabah.
Mengenali dan mengevaluasi diri kita sendiri,sebenarnya berada di tingkatan kepribadian yang mana?

No comments:

Post a Comment