Setiap Episode Kehidupan Yang Dilalui Seorang Hamba, Kan Berbuah kebahagiaan dan Surga

Rehad (Renungan Hadits) 261
Setiap Episode Kehidupan Yang Dilalui Seorang Hamba, Kan Berbuah kebahagiaan dan Surga

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ حَدَّثَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْكَافِرَ إِذَا عَمِلَ حَسَنَةً أُطْعِمَ بِهَا طُعْمَةً مِنْ الدُّنْيَا، وَأَمَّا الْمُؤْمِنُ فَإِنَّ اللَّهَ يَدَّخِرُ لَهُ حَسَنَاتِهِ فِي الْآخِرَةِ وَيُعْقِبُهُ رِزْقًا فِي الدُّنْيَا عَلَى طَاعَتِهِ (رواه البخاري)
Dari Anas bin Malik ra, beliau menceritakan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, berkata, "Bila orang kafir mengerjakan suatu kebaikan di dunia, maka dengan kebaikan itu ia akan diberi sesuap makanan dari dunia. Sedangkan orang mu`min, kebaikan-kebaikannya akan disimpan oleh Allah Swt di akhirat dan ia diberi rizki di dunia karena ketaatannya. (HR. Muslim, hadits no 5023)

Hikmah Hadits ;
1. Fananya dunia dengan segala isinya. Bahwa segala apa yang ada di dunia kelak akan menjadi hampa tak berharga. Itulah sebabnya, orang kafir ketika melakukan kebaikan, Allah Swt akan membalas kebaikan tersebut dengan segera di dunia. Dalam redaksi hadits di atas, balasannya adalah berupa 'sesuap' makanan di dunia. Digambarkan dengan kata 'sesuap', untuk mengilustrasikan kecilnya bentuk nikmat duniawi yang akan mereka dapatkan. Sementara kelak di akhirat sana, ia tidak akan mendapatkan balasan kebaikan apapun, kecuali hanya siksa dan neraka yang menyala-nyala.
2. Sebaliknya, setiap orang yang beriman ketika mereka melakukan amal shaleh dan kebaikan di dunia, maka Allah Swt akan simpankan segala kebaikannya tersebut untuknya, agar mereka dapat menikmati balasan kebaikannya dengan berlipat ganda di akhirat sana. Semua pahala kebaikannya tidak akan hilang dan sirna, hanya saja Allah tangguhkan balasan kebaikannya, untuk kehidupan akhiratnya kelak. Adapun segala rizki dan karunia yang Allah berikan padanya di dunia, tak lain dan tak bukan, kecuali sebagai balasan karena ketaatannya dalam menjalankan garis kehidupan dari Rabnya di dunia.
3. Maka segala 'beban' kehidupan dengan segala dinamikanya, yang dijalani seorang hamba ketika hidup di dunia, baik berupa susah dan senang, duka dan bahagia, bangga dan kecewa, derai air mata dan tawa canda, tentram dan rasa hampa, atau apapun yang terpendam dalam hatinya, yang bisa jadi tak seorangpun dapat membacanya, namun itu semua dilaluinya dengan keikhlasan, kesabaran dan kepasarahan pada takdir-Nya, maka kelak segala yang dilaluinya tersebut akan berbuah balasan mulia yang berlipat ganda; menjadi surga kebahagiaan yang tiada ada akhirnya, serta keridhaan dari Yang Maha Segalanya.
Ya Allah... jadikanlah setiap episode kehidupan yang kami lalui dalam kehidupan fana ini, terpatri setiap dengan nilai keikhlasan dan kesabaran. Dan jadikanlah pula Ya Allah, segala yang kami lewati tersebut, dapat mengantarkan kami pada kebahagiaan abadi, ketenangan hakiki, kentraman nurani dan berbuah kenikmatan dan keridhaan-Mu....Amiin Ya Rabbal Alamiiin..

Wallahu A'lam
By. Rikza Maulan, Lc, M.Ag

No comments:

Post a Comment